B. Rangkuman Jaman Pra Sejarah di Indonesia IPS Kelas 7

Rangkuman jaman prasejarah di indonesia IPS Kelas 7, mata pelajaran Ilmu pengetahuan Sosial semester 1 yang diajarkan di kelas VII. Untuk merangkum pelajaran IPS materi Jaman Prasejarah di Indonesia akan dimulai dari.

1) Masa berburu dan meramu tingkat Awal/sederhana

Manusia purba pada masa berburu dan meramu tingkat awal, hidup dalam kelompok-kelompok dan membekali diri untuk menghadapi lingkungan sekitarnya. Kelompok berburu tersusun atas keluarga kecil. Pihak laki-laki melakukan perburuan, sedangkan perempuan mengumpulkan bahan makanan (tumbuh-tumbuhan) dan mengurus anak. Ciri-ciri Kehidupan Masa berburu dan meramu tingkat Awal/sederhana

  • Belum mengenal bercocok tanam
  • Kebutuhan hidup tergantung pada alam
  • Alat kebutuhan terbuat dari batu yang masih kasar (belum dihaluskan)
  • Hidupnya berkelompok dan nomaden (selalu berpindah pindah)

2) Masa berburu dan meramu tingkat lanjut

Pada masa ini pengetahuan manusia purba mulai meningkat dengan mampu memimikirkan cara mengawetkan makanan yang mereka kumpulkan supaya masih layak untuk dikonsumsi. Ciri-cirinya:

  • Menemukan api, ini merupakan penemuan penting pada masa berburu-meramu tingkat lanjut, dengan api mereka lebih dapat bertahan terhadap cuaca dingin dan mulai mengenal cara memasak makanan.
  • Naluri melindungi diri dari binatang buas dan dari fenomena alam seperti hujan, petir, banjir, dan gunung meletus, dengan cara mencari tempat berlindung di gua-gua atau di atas pohon
  • Menangkap ikan dengan cara yang sederhana
  • Memakan kerang (bagi mereka yang hidup di pantai)
  • Semi-sedenter, artinya tinggal cukup lama di suatu tempat
  • Pembagian kerja; laki-laki berburu, dan perempuan mengmpulkan makanan dan mengurus anak

3) Masa bercocok tanam (Food Producing)

Kehidupan Bermukin dan Berladang,setelah manusia bertempat tinggal menetap dan bermukim, mereka mengenal bercocok tanam. Ciri-ciri masa bercocok tanam

  • Alat-alat batu yang digunakan umumnya sudah diupam hingga halus
  • Masyarakat mulai menunjukkan tanda-tanda menetap di suatu tempat.
  • Telah terbentuk desa-desa kecil semacam pedukuhan.
  • Kegiatan bercocok tanam telah menghasilkan keladi, sukun, pisang, durian, manggis, rambutan, duku, salak dan sebagainya.
  • Mengenal sistem barter (tukar menukar barang dengan barang).
  • Perahu bercadik dan rakit banyak digunakan sebagai sarana lalu lintas air.
  • Alat komunikasi berupa bahasa dianggap sangat penting.
  • Tumbuh kepercayaan animisme (pemujaan terhadap roh nenek moyang) dan dinamisme (kepercayaan terhadap benda-benda yang mempunyai kekuatan gaib).

4) Masa Perundagian (Zaman Logam)

Pada zaman logam, masyarakat sudah mengenal pembagian kerja atau dengan kata lain pada masa ini sudah terdapat tingkatan masyarakat. Pada zaman logam terdapat kemampuan dalam membuat logam yang terpengaruh dari kebudayaan Dongson dari Vietnam. Kebudayaan tersebut menyebar di nusantara kira-kira sekitar tahun 500 SM. Cara pembuatan logam dibagi menjadi dua yaitu teknik bivalve (setangkap) dan teknik acireperdue (cetakan lilin).

Baca juga A. Rangkuman Jaman Pra Sejarah di Indonesia IPS Kelas 7