Pluralitas Masyarakat di Indonesia

Pluralitas Masyarakat di Indonesia, perhatikan Gambar 2.12, yang menggambarkan keragaman agama di Indonesia. Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat religius. Beberapa agama dan kepercayaan dapat ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Indonesia juga memiliki banyak suku bangsa. Itulah sebabnya Indonesia kaya dengan budaya atau adat istiadat. Kondisi geografs dan sosial Indonesia juga memengaruhi berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu kita dapat menemukan berbagai pekerjaan masyarakat Indonesia di berbagai tempat.

Baca juga 5. Dampak Mobilitas Sosial Masyarakat Indonesia

Kekayaan dan keanekaragaman masyarakat Indonesia baik suku, agama, ras, pekerjaan, dan lain-lain menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia itu bersifat plural. Kata “plural” berasal dari bahasa Inggris yang artinya “jamak”, sedangkan “pluralitas” berarti kemajemukan. Pluralitas masyarakat Indonesia memiliki arti yang sama dengan kemajemukan masyarakat Indonesia.

Baca Wikipedia Pluralitas Masyarakat Indonesia

Selain istilah pluralitas masyarakat di Indonesia, kalian juga menemukan istilah lain yang berhubungan dengan keragaman, yakni multikultutal. Multikultural berasal dari kata  multi yang berarti  banyak (lebih dari dua) dan  culture artinya  kebudayaan. Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang memiliki lebih dari dua kebudayaan. Masyarakat multikultural tersusun atas berbagai budaya yang menjadi sumber nilai bagi terpeliharanya kestabilan kehidupan masyarakat pendukungnya. Keragaman budaya tersebut berfungsi untuk mempertahankan identitas dan integrasi sosial masyarakatnya.

1.Perbedaan Agama

Apakah kalian menemukan berbagai macam agama di lingkungan tempat tinggalmu? Pernahkah kalian mengamati pemeluk agama lain yang sedang melaksanakan upacara keagamaan? Tentu kalian banyak menemukan banyak perbedaan. Kalian mungkin merasa asing dengan upacara persembahyangan agama yang berbeda dengan agama yang kalian peluk. Hal ini wajar karena setiap agama memiliki tuntunan dalam melaksanakan persembahyangan atau upacara keagamaan.

Setiap agama memiliki tuntunan cara persembahyangan yang berbeda. Kalian perlu mengetahui bagaimana setiap umat beragama memiliki tempat ibadah dan melaksanakan kegiatan upacara keagamaan atau persembahyangan. Mengapa kita perlu memahami berbagai kegiatan ibadah agama selain yang kalian anut?

Hal ini sangat penting agar dalam diri kita tumbuh sikap saling memahami dan menghargai atau bertoleransi. Sebagai contoh, ketika umat  Islam melaksanakan salat Idulftri di lapangan, umat beragama lain perlu memahami bahwa kegiatan di lapangan tersebut merupakan upacara keagamaan/persembahyangan. Tentu saja, hanya pemeluk agama Islam yang melaksanakan kegiatan salat Idulftri. Namun demikian, pemeluk agama lain membantu menciptakan suasana agar salat berlangsung aman dan nyaman. Toleransi dalam beragama bukan berarti kita mencampuradukkan ajaran agama, tetapi saling menghormati dan membantu menciptakan keamanan dan kenyamanan umat beragama lain dalam beribadah.

 

Baca juga 2. Perbedaan Budaya Masyarakat Indonesia

 

Aktivitas Individu

  1. Carilah temanmu yang agamanya berbeda denganmu!
  2. Tanyakan berbagai hari penting yang diperingati dalam agamanya!
  3. Tanyakan apa yang dapat kalian bantu agar ibadah agamanya dapat berjalan dengan aman dan nyaman.